Download versi cetak: 1425_KebaktianSore_22Feb2026_STong
Panggilan Tuhan kepada Daud (11)
Pdt. Dr. Stephen Tong
*Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
Kita sudah berbicara mengenai pedang selamanya tidak meninggalkan rumah Daud. Ini adalah kalimat yang ditakuti oleh pemimpin-pemimpin negara. Setelah engkau menjadi presiden, atau engkau sudah menjadi raja, tapi ada peperangan yang tidak habis-habis di dalam rumahmu sendiri. Bukankah ini hal yang sangat menakutkan. Jikalau kita memikirkan riwayat hidup Daud dari kecil sampai meninggal dunia, permulaan perjalanan Daud sangat lancar. Sebelum dia membunuh Goliat, dia tidak pernah ada kesulitan apa-apa. Sudah perang dan mengalahkan Goliat, dia mulai mendapatkan kesulitan. Raja Saul yang iri hati berkali-kali berusaha membunuh dia. Maka saya pikir, menjadi Daud seumur hidup seperti tidak begitu bahagia. Jika engkau mempunyai kelebihan, orang mulai iri padamu. Dari iri hati menjadi benci dan akhirnya mau membunuh. Raja Saul pernah melemparkan tombak untuk membunuh Daud ketia dia sedang main kecapi. Tetapi Tuhan menjaga Daud, sehingga dia tidak mendapat kecelakaan. Lalu Saul minta Daud mengumpulkan kulit khatan laki-laki Filistin kalau mau menikahi anaknya. Ini adalah rencana yang sangat tidak baik. Berencana mematikan Daud melalui membiarkan Daud melawan 100 orang musuh, ini lebih jahat, lebih tersembunyi, lebih tidak kelihatan siasatnya daripada melemparkan tombak. Tuhan melepaskan Daud sekali lagi dari kecelakaan yang mungkin datang kepada dia. Saul terus mengejar Daud sampai dia harus menyembunyikan diri, di gunung, di rimba, di gua, di tempat-tempat paling bahaya. Kalau saudara baca kitab suci sendiri, saudara akan mendapatkan lebih teliti berapa jahatnya Saul kepada Daud. Tapi semua kesulitan dan bahaya ini dari luar, bukan dari diri Daud sendiri.
Sampai suatu hari setelah Daud menjadi raja, kesulitan berubah bukan dari orang lain, tapi dari dia sendiri. Saya minta pemuda-pemudi mengerti satu kalimat yang saya akan katakan sesudah ini. The greatest enemy in your life is not from outside, but within yourself. If a man can overcome his own lust and his wrong desire, he can overcome the world. Jikalau seseorang tidak pernah mengetahui bahaya paling besar adalah diri sendiri, maka dia adalah orang bodoh dan kurang bijaksana. Pada waktu Daud sudah menjadi raja, dia tinggal di istana, dia tidak ada kecelakaan, tidak ada bahaya, tidak ada ancaman, tetapi mata dia melihat perempuan telanjang, dia mulai menjadi musuh sendiri. Siapa yang bisa mengalahkan nafsu seks sendiri, orang itu bisa dekat Tuhan. Para pemimpin dan konglomerat banyak gagal di dalam seks. Demikian pemimpin-pemimpin gereja, pendeta-pendeta, kebanyakan yang tidak mengontrol diri sendiri, dipakai setan jatuh dalam skandal seks. Saya sendiri harus takut dan harus hati-hati sebab setan tidak mungkin membiarkan pemimpin gereja sukses dan lancar terus. Dalam 5 tahun terakhir banyak pemimpin Kristen yang paling penting gagal di dalam seks satu-persatu. Daud adalah seorang yang paling tampan pada jamannya, dia seorang paling sukses di dalam negaranya. Tetapi pada waktu dia lihat Batsyeba mandi, dia langsung goyah di dalam hatinya. Dia kepingin memiliki wanita yang cantik ini.
Tadi pagi saya berkotbah, mengapakah Tuhan memberkati Inggris. Dari negara yang kecil sekali, semua wilayah yang di miliki, tidak ada seperlimanya Indonesia. Akhirnya pernah diberkati menjadi negara paling besar di dalam sejarah, 30 kali lebih besar dari wilayah Roman Empire 2000 tahun yang lalu. Mengapa Inggris bisa begitu sukses? Hanya terjadi satu hal yang kecil. Pada tahun 1215 mereka semua setuju menegakkan Magna Carta. Satu kalimat penting di dalamnya, no one is above the law. Rajapun tidak berhak untuk melawan dan menentang hukum. Hal kecil ini menjadi peristiwa besar yang merubah politik seluruh dunia. Sampai hari ini kita melihat di Amerika ada satu hal yang sesuai dengan Magna Carta, ada Supreme Court. Meskipun orang-orang penting dalam Supreme Court harus di angkat oleh Presiden, baru 3 hari yang lalu, Supreme Court tidak setuju tarif yang di tetapkan oleh Presiden Trump. Sesudah 1215, Tuhan mulai memberkati Inggris. Sejarah di dalam tangan Tuhan. Ini hal yang orang ateis tidak mengakuinya dan orang Kristen tidak memperhatikannya. Tetapi di dalam GRII, saya memberitahu kepada saudara, tidak mungkin Tuhan tidak campur tangan nasib manusia di dalam politik. Sesudah 1215 di dalam 700 tahun, Inggris terus maju. Sastrawan yang paling besar, Shakespeare berhasil di Inggris. Inggris maju terus dan penemuan dalam industry dan science. Salah satunya, Sir Isaac Newton. Tahun 1920 Inggris bisa bikin kapal terbesar di dunia. Sebelumnya kapal terbesar dibuat di Tiongkok. Waktu Kaisar Yong Le mengutus Sam Poo Kong keliling dunia dengan kapal panjangnya 260 meter. Setelah dinasti Ming berakhir, berhentilah Tiongkok menjelajah negara lain dengan armada dan kapal. Setelah abad 16 terakhir, Belanda dan Spanyol muncul armadanya mengganti Cina. Pada waktu Kolumbus menemukan Amerika, kapal paling besar tidak sampai 160 meter. Mengapa armada Spanyol dan Inggris berani bangkit untuk melawan Cina? Karena kaisar Tiongkok mengumumkan tidak boleh lagi keluar, tidak boleh menjelajah negara lain, tidak boleh bikin kapal besar, barulah Spanyol berani bangkit untuk melawan. Maka Inggris terus maju sampai abad 20 Inggris mempunyai kapal yang beratnya kira-kira 20,000 ton. Pada tahun 1910, dua kapal terbesar di dunia justru dibangun di Inggris. Satu namanya Olympic, satu namanya Titanic. Namun akhirnya Titanic tenggelam. Mulai dari tahun 1840, Tuhan mulai meninggalkan Inggris. Sebagai negara yang takut Tuhan, mereka mulai menyeleweng dari kebenaran, keadilan dan kesucian Tuhan. Sebelum 1850, Inggris menjadi negara yang mengirim paling banyak misionari, mengabar Injil ke seluruh dunia. 1864 Hudson Taylor sampai di Tiongkok mengabar Injil di desa-desa yang paling sederhana, paling miskin, paling kurang pengetahuan. Dari 1864 sampai 1953, selama 99 tahun Inggris berjasa mengabarkan Injil ke seluruh dunia. Sebelum Hudson Taylor meninggal dunia, dia mengatakan dua kalimat yang sangat menghancurkan hati orang, “Jikalau saya ada 1000 poundsterling (saat itu besar sekali), semua untuk Tiongkok. Jikalau aku punya 1000 kali hidup di dunia, jiwa saya 1000 kali untuk mengabarkan Injil di Tiongkok.” Tetapi tahun 1840 dan 1862, dua kali Inggris melaksanakan peperangan opium. Mengapa Inggris menjual opium? Karena keuangan orang Inggris terus mengalir ke Cina. Tiga hal dari Cina, yaitu kain sutra, poselen dan the, sangat disukai orang Inggris. Sutra menjadi bahan busana yang paling penting di Eropa. Karena saat musim panas memberikan rasa dingin. Saat musim dingin, memberikan rasa hangat. Sutra dibuat dari cairan yang keluar dari ulat. Saat itu tidak ada orang tahu bagaimana membuat sutra.
Selain sutra, orang Inggris menyukai porselen dari China. Orang Inggris mengatakan kalau mau makan harus pakai piring dan mangkok dari Cina, karena nilainya terlalu tinggi. Ketiga orang Tionghoa bukan minum air, minum the yang sangat enak. Maka uang orang Inggris terus mengalir ke Cina. Mereka mulai berpikir uang mengalir terus, tidak bisa kembali. Maka mereka mulai pikir bagaimana supaya uangnya kembali pada mereka. Akhirnya mereka pakai cara jual ganja bikin orang Tionghoa semua sakit, bikin mereka semua batuk-batuk dan uang bisa kembali. Waktu Cina menjual sutra, poselen, ataupun teh, apakah ini membuat orang Inggris lemah dan sakit? Tidak! Tetapi waktu orang Inggris jual ganja kepada Tiongkok, orang Tionghoa makan semua batuk-batuk. Ini adalah suatu kecilakaan karena ketidakjujuran bangsa Inggris. Tahun 1840, puluhan juta peti-peti yang dalamnya penuh dengan opium datang ke Cina dan menghancurkan kesehatan mereka. Maka orang Cina benci sekali sama Inggris. Itu namanya British Imperialism. Tuhan masih mengasihani Tiongkok, sehingga masih ada orang barat yang mengabar Injil sungguh-sungguh, sehingga sekarang Tiongkok banyak orang Kristen. Tuhan yang adil, meskipun orang-orang Inggris adalah orang Kristen, saat mereka berbuat salah, Tuhan tidak membela orang Kristen. Allah yang adil menghukum segala kejahatan, Inggris di turunkan, kejayaan, kekuatan militer, politik setelah tahun 1912 tenggelamnya Titanic, Inggris tidak pernah bangkit lagi. Sekarang misionaris terbanyak bukan dari Inggris, bukan dari Jerman, tapi dari Korea Selatan. Mari orang reformed melihat dunia melalui kacamata Alkitab. Kita mengerti sejarah manusia melalui isi hati Tuhan.
Daud setelah menjadi raja, dia mulai jatuh. Daud berzinah dengan Batsyeba dan membunuh Uria. Apakah Tuhan membuang Daud? Tidak. Apakah Tuhan senang kepada Daud? Tidak. Alkitab mengatakan, barangsiapa yang dicintai oleh Tuhan, orang itu pasti mendapatkan ganjaran dari Tuhan Allah. Jangan kira orang Kristen, engkau tua-tua ataupun pendeta, kalau engkau melanggar perintah Tuhan, pasti hukuman Tuhan datang kepada keluargamu. Setelah Daud sudah berzinah dan tahu bahwa Batseyba hamil, maka dia minta Uria kembali dari medan peperangan. Dia pikir Uria kembali dan tidur dengan istrinya, maka jika Batsyeba hamil, orang pikir itu dari suaminya sendiri. Orang pintar sudah berbuat dosa, pakai cara untuk menutupi kejahatan yang dilakukannya. Namun Uria tidak mau pulang ke rumah, dan menikmati tidur dengan istrinya. Di antara 50 orang yang paling berani berperang untuk Daud, Uria salah satu di antara mereka. Uria bukan orang Israel, Uria adalah orang Hittite, orang kafir. Tapi meskipun dia darahnya orang kafir, hatinya cinta pada Israel, dia setia pada Daud. Uria ketika ditanya mengapa dia tidak pulang ke rumah, maka dia menjawab, “Daud rajaku, di sini kuatir dengan peperangan di luar. Laskar-laskar dari raja Daud tidak pernah pulang, saya sebagai prajurit bolehkah saya menikmati istri lebih dahulu dan melupakan bagaimana menjadi orang setia mengabdi kepada raja?” Kalimat-kalimat Uria ini sangat menggerakkan hati saya. Dia seorang setia yang dipilih paling dekat Daud di antara 50 orang itu. Rencana Daud gagal, maka dia pikirkan kejahatan selanjutnya. Paling baik Uria mati, kalau dia mati tidak ada orang tahu kalau anak itu adalah hasil perzinahan saya dengan istrinya. Daud merencanakan bagaimana supaya Uria mati. Daud menulis surat kepada pembesar militer, namanya Jendral Yoab dan minta Uria ditaruh di tempat paling depan, paling bahaya supaya di dalam peperangan dia mungkin mati. Siapa pikir Daud yang berkenan di hati Tuhan mempunyai siasat yang begitu najis adanya. Akhirnya terjadi sungguh-sungguh, Uria mati. Daud menjadi lega, dia pikir jalan lancar dan dia boleh menikah dengan Batsyeba, tidak ada orang bisa lawan. Semua hal ini sudah di rencanakan. Meski tidak ada orang mengetahui, tetapi Tuhan tahu. Maka Tuhan mengutus nabi Nathan ke istana. Tuhan memberikan Nathan bijaksana luar biasa, sehingga Nathan bukan langsung tegur, langsung berkata, Raja saya mau cerita satu hal yang sangat indah kepada kamu. Raja bilang Nathan datang ke sini, cerita? Silahkan duduk, saya mau dengar cerita apa yang engkau mau kasih tahu. Nathan berkata ada satu orang kaya yang punya banyak domba dan kambing. Di sebelahnya ada seorang miskin hanya punya 1 domba, dia anggap domba ini seperti anaknya sendiri. Tidak lama kemudian, orang kaya ini didatangi oleh seorang tamu yang tinggal di rumahnya. Orang kaya ini mau kasih dia makan yang enak untuk tamunya, tapi dia tidak mau mengambil dombanya sendiri, dia ambil domba dari orang miskin di sebelah rumahnya. Waktu Daud mendengar cerita ini, Daud marah sekali. Dia mengatakan orang itu harus mati dan dia harus bayar 4 kali lipat. Setelah Daud marah, Nathan mengatakan, “Kamulah orang itu. Kamu sudah ada istri yang lain. Mengapa engkau berzinah dengan istri orang lain? Engkau mengapa tiduri Batsyeba yang bukan milikmu. Bukan saja demikian, engkau kirim suaminya untuk di bunuh oleh musuh. Maka demikianlah firman Tuhan kepada kamu raja Daud, hukuman akan diturunkan kepada kamu. Pedang selama-lamanya tidak akan meninggalkan rumahmu.“ Alkitab berkata setelah Daud dengar, langsung dia dengan rendah hati mengaku dosa dan minta pengampunan Tuhan. Barangsiapa sudah berdosa, lalu menyangkal dan menutup-nutupi, hukuman akan sangat berat dari Tuhan. Maka Nathan berkata kepada Daud, dosamu akan di ampuni oleh Tuhan. Karena kamu sudah mengaku dosa. Tetapi hukuman Tuhan tidak akan meninggalkanmu. Anak Daud yang mati berapa? Empat orang. Pertama, anak yang dilahirkan Batsyeba akibat perzinahan harus mati. Anak itu belum di beri nama. Saya percaya anak itu salah satu anak bayi yang paling cakap di dalam sejarah. Anak Daud kedua yang mati namanya Amnon. Amnon seorang anak raja. Amnon seorang berkedudukan tinggi, tapi suatu hari dia lihat adik perempuannya cantik luar biasa. Kakak mencintai adik sendiri, tidak benar. Berapa cantik tidak boleh, itu adikmu sendiri, meskipun ibunya lain, tetapi dia tetap mempunyai darah ayahmu. Amnon sangat ingin mendapatkan Tamar. Dia saban hari memikirkan Tamar, sampai makin lama makin kurus dan jatuh sakit. Dia kepingin menikah dengan adik perempuan sendiri. Tapi tidak ada orang yang mungkin setuju akan hal ini. Apalagi hal ini terjadi di dalam keluarga keturunan raja. Pasti seluruh rakyat tidak mungkin mengampuni dia. Maka temannya berkata, minta Tamar datang untuk menyiapkan makanan untukmu. Daud tidak pikir anaknya sendiri mencintai adik perempuannya. Daud mengijinkan Tamar datang. Begitu ada kesempatan, Amnon memperkosa Tamar, meski Tamar menolak, tetapi Amnon lebih kuat. Setelah Amnon memperkosa Tamar, timbullah benci yang lebih besar daripada cinta. Ternyata mendapatkan perempuan begitu mudah. Tetapi setelah saya memperkosa engkau, nama saya menjadi rusak. Ini orang laki yang paling egois, setelah dia memperkosa orang lain, yang di pikir bukan malunya, sedihnya, susahnya perempuan, yang dipikir namanya sendiri. Maka Amnon mengusir Tamar. Tamar yang sudah diperkosa itu dengan menangis berkata, “Tolong jangan mengusir saya. Kalau engkau mengusir saya, dosamu lebih besar dari tadi engkau memperkosa saya.” Tapi Amnon tidak peduli. Semua perempuan, jangan sembarang memberikan tubuhmu diperalat oleh laki-laki yang mempunyai nafsu, tapi tidak mencintaimu sungguh-sungguh.Karena barang yang mudah di dapat, tidak mungkin dihargai dari sedalamnya hati. Tamar keluar dari kamarnya Amnon sambil menangis sambil merobek pakaiannya, dia begitu sedih sekali, semua orang tahu pasti dia diperkosa. Akhirnya kakanya, bernama Absalom minta dia tinggal di rumah, sampai waktunya Tuhan membalas. Absalom menaruh benci yang berat sekali kepada Amnon yang memperkosa adik perempuannya. Sesudah itu, 2 tahun lewat, Absalom berkata saya mau undang semua saudara saya datang ke rumahku untuk makan, kami menghidangkan yang enak-enak kepada mereka. Semua anak Daud diundang oleh Absalom, dan dia minta Amnon juga datang. Daud sudah mengetahui tentang perkosaan, Daud mengatakan supaya Amnon tidak usah pergi. Dia tidak setuju Amnon ikut hadir. Daud mempunyai perasaan bahwa kebencian itu mungkin mengakibatkan pembunuhan. Bayang-bayang kalimat pedang tidak meninggalkan rumahmu, menghantui Daud di dalam hatinya. Tetapi Absalom terus minta agar Amnon bisa ikut datang. Akhirnya Daud ijinkan Amnon pergi. Hari itu Amnon sedang makan, ia ditusuk oleh pisau sampai mati. Inilah pembalasan dendam untuk Amnon yang memperkosa Tamar. Semua anak lari, pulang ke rumahnya sendiri. Ada orang memberikan berita kepada Daud, anak-anak raja semua mati, karena Absalom di tengah-tengah menghidangkan makanan kepada mereka, membunuh satu-persatu. Daud mendengar sedihnya bukan main. Sampai pelapor berita kedua datang dan berkata yang mati hanya satu, Amnon. Setelah kejadian itu Daud tidak mau bertemu Absalom. Absalom adalah anak Daud yang paling-paling ganteng. Di seluruh Israel tidak ada orang yang lebih ganteng dari Absalom. Dia mempunyai badan yang begitu sempurna, dari kepala sampai telapak kaki tidak ada cacat sama sekali. Kitab suci mencatat detailnya. Mungkin karena terlalu ganteng akhirnya dia menjadi sombong. Alkitab berkata Absalom berniat untuk melawan dan merebut tahta dari Daud ayahnya.
Absalom pakai beberapa cara yang sangat tidak benar untuk merebut kuasa. Waktu itu banyak rakyat yang susah, mereka minta keadilan yang mungkin di lakukan oleh raja untuk menolong mereka. Banyak orang yang datang di luar pintu Daud menunggu Daud menjalankan keadilan membela kesusahan mereka. Tetapi karena yang datang banyak, raja tidak bisa melayani semua, puluhan orang tunggu diadili raja Daud. Itulah kesempatan Absalom datang menyapa satu dengan persatu supaya mereka mengenal dia anak raja yang hebat, yang ganteng, yang hatinya baik. Dia pakai segala cara untuk mengambil hati rakyat, semua setuju dia menjadi raja supaya mempermudah pemberontakan dia kepada Daud. Satu hari seorang nabi datang bicara pada Absalom. Harinya sudah sampai, rakyat semua membela kamu, rakyat sudah tidak senang papamu, engkau harus merebut kuasa. Caranya engkau membalas dendam kepada papa yang tidak mau terima kamu, dengarlah nasihat saya. Nabi yang jahat itu berkata kepada Absalom, jikalau engkau berzinah dengan istri papamu satu-persatu, engkau membuat tenda-tenda di atas teras lalu dengan berani memperkosa istri papamu satu-persatu. Nanti semua orang akan merasa papamu tidak berkuasa menyelesaikan kasus seperti ini, maka kamu seperti berkuasa, rakyat akan membela kamu. Kalimat ini belum pernah terjadi di dalam sejarah Israel. Istri diperkosa oleh anaknya sendiri. Ini kejahatan yang tidak pernah di dengar di sejarah Israel. Tapi Absalom betul-betul melakukan hal ini. Mengapa Tuhan mengijinkan? Karena Tuhan pernah mengutus Nathan kepada Daud, “Engkau berzinah dengan istri orang lain, gelap-gelap di kamar.” Tuhan akan membalas dendam, istrimu akan dizinahi oleh anakmu terang-terangan di hadapan semua rakyat. Hukuman Tuhan sangat menakutkan. Selain pedang tidak meninggalkan rumahmu, istrimu akan diperkosa oleh anak-anakmu sendiri, kamu lakukan itu diam-diam di kamar, anakmu akan berzinah dengan istri-istrimu terbuka di teras. Daud tidak bisa jawab, dia tidak bisa terima, tapi dia tidak bisa tolak. Hal ini terjadi setelah Nathan yang palsu memberikan nasihat yang jahat kepada Absalom. Maka Absalom sungguh-sungguh mengerjakan hal itu. Dia pasang tenda-tenda di teras yang terbuka di istana. Dia tarik keluar perempuan-perempuan selir papanya sendiri. Dan dia di hadapan rakyat buka baju, berzinah memperkosa selir-selir papanya. Sudah terjadi dosa besar seperti ini, Absalom masih melawan Daud, satu hari saat dia perang dengan Daud, dia mau menjatuhkan papanya, dia mau mempermalukan papanya, dia mau menghancurkan tahta papanya.
Waktu dia perang, tentara Daud sama tentara Absalom berperang di dalam rimba. Hari itu Absalom berani lawan papa, tetapi dia waktu melarikan diri di dalam hutan, rambutnya tersangkut carang dari pada pohon-pohon dan dia tergantung di sana tidak bisa turun. Rambut Absalom begitu banyak, kalau dipotong bisa 200 syikal (2,4kg). Mungkin rambut yang paling banyak sepanjang manusia adalah Absalom. Ada orang melaporkan hal ini pada Jendral Yoab. Yoab adalah jendral dari Daud, dia langsung mengejar Absalom ke tempat itu, dan dengan pedangnya dia langsung menusuk Absalom. Anak raja yang berambisi jahat, sekarang mati di atas pohon. Darahnya mengalir dan dia putus nafas, mati di situ. Hari ini saya sampai di sini. Lain kali saya mau bicara anak keempat Daud bagaimana matinya. Daud hidupnya permulaan penuh mulia, membunuh Goliat menjadi pahlawan paling besar. Sesudah itu karena berzinah, seumur hidup menjadi sengsara, menerima hukuman yang menjadi balasan dari Tuhan kepada dia karena dosanya. Jangan main-main sama Tuhan. Anak muda jangan kira engkau ganteng, sembarangan main sama Perempuan. Jangan engkau menodai orang lain, jangan engkau mempermalukan nama Tuhan. Karena Tuhan itu adil adanya. Tidak ada dosa yang boleh dilarikan sembarangan saja. Tidak ada dosa yang tidak perlu dihukum oleh Tuhan. Tidak perduli engkau orang bagaimana penting, pendeta, tua-tua, majelis atau orang paling berkuasa di dalam gereja. Daud sebagai rajapun tidak bisa lari dari hukuman Tuhan, apalagi engkau dan saya. Kiranya Tuhan memberkati kita. Mari kita berdoa.